Selamat datang di Blog Karya Islami

Yaa Allah, Guide me all the way to Your Jannah...

Kamis, 03 Februari 2011

Penyelam Mutiara

 

Allah berfirman dalam surat Al-Hadid ayat 20, yang artinya:

''Ketahuilah bahwa kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, sepeti hujan yang tanaman-tanamannya mengaggumkan para petani ; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur,.....
dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu"
 
  Perjalanan hidup manusia bagaikan kisah penyelam mutiara, dalam melaksanakan tugasnya selalu dibekali tabung oksigen yang terpasang dipunggungnya pada saat ia terjun menyelam, niatnya bulat ingin mencari tiram mutiara sebanyak-banyaknya. tetapi begitu berada dipermukaan laut, ia lupa pada apa yang harus dicarinya. kenapa??? Ternyata pemandangan didalam laut sangat mempesona.
bunga karang yang melambai-lambai seolah-olah memanggilnya; ikan-ikan hias bewarna-warni yang saling berkejaran dengan riangnya membuatnya terpana. iapun terlena lalu ikut bercanda ria, melupakan tugasnya semula untuk mencari tiram mutiara yang berada jauh didasar laut sana.
  Hingga pada suatu saat, ia terkejut manakala ia sadar bahwa oksigen yang berada dipunggungnya tinggal seedikit lagi. timbulnya rasa takutnya. tak terbayangkan olehnya bagaimana kemarahan majikannya kelak ia muncul kepermukaan tanpa membawa tiram mutiara sebanyak yang diharapkan. maka dengan terburu-buru iapun berusaha mencari tiram mutiara yang ada disekitarnya.
namun sayang, kekuatan fisiknya sudah melemah, enersinnya sudah habis terkuras untuk bercanda ria dengan keindahan alam bawah laut. 
  akhirnya isi tabung oksigennya benar-benar sudah habis, sehingga walaupun tiram mutiara yang diperolehnya sangat sedikit, ia mau tidak mau harus muncul kepermukaan. malangnya lagi, karena tergesa-gesa ia tidak sempat mengikat kantongnya dengan baik, sehingga ketika tersenggol ikan yang berlalu-lalang disampingnya, tiram mutiara yang sudah didapatnya dengan susah payah itu sebagian tertumpah keluar.
  Dipermukaan, majikannya telah menunggu. begitu dilihatnnya isi kantong si penyelam tidak berisi tiram mutiara sebagai mana yang ia harapkan,maka tumpahlah caci makinya kepada sipenyelam tersebut, dan saat itu juga ia dipecat tanpa pesangon sedikitpun!  tentu saja kita bisa bayangkan
bagaimana gundahnya perasaan sipenyelam!
  Dengan penuh rasa penyesalan, sipenyelam itu berkata pada tuannya "tuan, izinkan aku kembali lagi untuk mencari tiram mutiarannya sebanyak-banyaknya" namun tuannya menolak mentah-mentah "Percuma saja engkau aku beri kesempatan, ternyata engkau hanya pandai membuang-buang oksigen saja"
  Kisah ini mirip dengan perjalanan hidup manusia didunia. tabung oksigen adalah tajah umur kita; tiram mutiara mengibaratkan pahala yang harus kita kumpulkan; dan tiram mutiara yang tumpah
mengumpamakan pahala yang hilang karna 'riya' sedangkan keindahan yang ada didalam lautan melambangkan godaan-godaan kenikmatan duniawi dengan harta,tahta dan wanitanya!
  
  Marilah kita introspeksi, sudah cukupkah tiram mutiara yaqng kita peroleh, sehingga bila suatu saat kita harus muncul kepermukaan menemui majikan kita, Allah S.W.T, ia ridha menerima kita... apalagi ia berfirma dalam surat al-ankabuut:64 : "tidaklah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main, sesungguhnya akhirat itulah yang sebenar-benarnya kehidupan."
 
diambil dari buku 'sentuhan kalbu'
 
Sumber: notes FB Fernandi Iskandar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar